Sabtu, 21 Juli 2012

Resensi Buku " Satanic Finance,-bikin umat miskin-"


Satanic Finance

-bikin umat miskin-



Judul Buku    : Satanic Finance, -bikin umat miskin-
Penulis          : Dr. Ahmad Riawan Amin
Penerbit        : Zaytuna
Terbit           : April 2012
Tebal            : 124 halaman
Peresensi      : Putra Kurniawan






Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Dalam penulisan kali ini saya ingin meresensi sebuah buku yang berjudul “Satanic Finance,-bikin umat miskin-. Pertama kali saya melihat covernya sudah membuat saya seram dan buku apa ya ini ? sambil bertanya-tanya akhirnya saya membacanya juga. :)

Buku ini menceritakan bagaimana krisis ekonomi global bisa terjadi, ternyata ini semuanya sudah didesain oleh para setan dan manusia-manusia yang menjadi binaannya.

Oke dari pada lama-lama langsung kita bahas satu-satu . :)

Yang pertama adalah uang kertas , sebenarnya uang kertas itu tidak ada nilainya hanya kertas yang ditulis dengan angka nominal, uang ini diciptakan tanpa didukung dengan logam mulia seperti emas secuil pun. Ini salah satu penyebab Inflasi sob . :)

Yang kedua adalah Interest ( bunga ) tapi yang ini bukan bunga yang buat wanita loh, hehehe , tapi adalah biaya servis yang dikenakan bank untuk pinjaman atau kredit yang diberikan kepada nasabahnya. Padahal orang pinjam / berhutang pasti dalam keadaan sulit serba susah, ini malah yang kasih pinjam mengambil keuntungan dari orang sedang dalam kesulitan, bukannya tambah sehat malahan yang meminjam semakin sakit-sakitan, kata Rhoma Irama: Sungguh terlalu (maaf ini hanya tambahan dari saya, hehe).

Yang ketiga adalah dewa penolong palsu, pura-pura membantu tapi sebenarnya malahan semakin mencekik korbannya, sudah jatuh tertimpa tangga . wkwkwk
dewa penolong ini bisa seperti rentenir ( lintah darat ) atau bank pemberi pinjaman/kredit mereka meminjamkan uang kepada orang yang sedang membutuhkan uang tetapi mereka mensyaratkan dengan bunga yang sangat tinggi bahkan mencekik, padahal di dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah[2] ayat 275 sudah diterangkan bahwa “Allah telah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba”. :)

Selanjutnya saya ingin membahas masalah labirin utang ( The Labyrinth of Debt)

Utang anak adam adalah cara mudah untuk menjebak mereka ke dalam dosa, utang membuat mereka saling curiga dan bermusuhan. Padahal Nabi Muhammad berpesan agar umatnya tidak mudah berutang, hal ini dapat seperti orang yang mati syahid yang sudah di depan pintu surga pun , bisa batal hanya karena utang belum dibayar.

Kalian tahu kenapa orang berhutang ?

Bisa karena faktor ekonomi dan bisa juga untuk memenuhi gaya hidup yang sebetulnya tidak penting-penting juga, alias bergaya tapi dari hasil utang, , , wkwkwk :)

Contohnya Kartu Kredit yang lebih sakti untuk alat pembayaran. Setiap transaksinya adalah hutang . kok bangga ya orang-orang yang punya kartu kredit padahal kan kartu setan . :)

Oke lanjut ke pembahasan kejahatan hijau ( The Green Evil)

Fiat money yang semula dimaksudkan untuk mempermudah transaksi, agar mudah dibawa ke mana-mana, aman, dan tidak memberatkan, lambat laun dijadikan alat ekspoitasi.

lanjut ke surga mata uang (The Heaven’s Currency)

Logam mulia itu menempati kedudukan yang tinggi, boleh dibilang seperti mata uang surga, bukan karena keduanya sebagai mata uang di surga, tetapi berfungsi sebagai penjaga keadilan.

Uang alat tukar yang dipakai Rasulullah adalah dinar dan dirham, dinar dan dirham hanyalah sebuah nama esensinya adalah sesuatu yang berharga yaitu emas dan perak .

Pembahasan yang terakhir yaitu El Libertador. :)

Ada sekelompok dari mereka yang unjuk gigi, mencoba berperan sebagai libertador, mereka melakukan kampanye perlawanan dengan menyuarakan perlunya sistem baru, yang bisa membebaskan dari sistem keuangan setan yang mencekik.


Sekian resensi buku “satanic finance,-bikin umat miskin“ yang saya buat  jika ada kata-kata yang tidak sopan mohon dimaafkan , ini untuk saling berbagi ilmu saja , semuanya terserah anda apakah ingin menjadi setan atau tidak ?  maka tinggalkan riba , bunga bank , dan kartu kredit (kartu setan) mudah kan , jadilah manusia yang cerdas dan bermanfaat untuk orang lain .

 “Belajar di waktu kecil bagai mengukir di atas batu, belajar sesudah dewasa bagaikan mengukir di atas air. Kalau main gitar pakai akar kedongdong Kalau mau pintar belajar dulu dong. Aqulu Qouli hada, wassalamu’alaikum Wr Wb.

Salam Sukses

-Putra Kurniawan- Accounting
Postingan ini dalam rangka Lomba Blog Pojok Pulsa: Mau Pulsa Gratis? Follow: @pojoktweet | Facebook Page Pojok Pulsa | Pojok Pulsa Google Plus Page

1 komentar: